JV Green Color JV Gray Color JV Red Color
Indonesian Afrikaans Arabic Chinese (Simplified) Dutch English
Developed by JoomVision.com
banner
banner
banner
banner
banner

Komitmen Bank Pada Pelestarian Lingkungan

Delapan bank berkomitmen menjadi perintis

Read more...

Badak Sumatera Terancam Punah

Badak Sumatera diperkirakan jumlahnya kurang dari seratus ekor

Read more...

Dalam Sepekan ini Titik Api di sumsel Masih Mencapai 3.333 titik

Palembang - Wahana Bumi Hijau, Hasil Pantauan Titik Api Pekan ini mencapai 3.333 titik

Read more...

Hasil Penelitian Harvard : Ancaman Maut PLTU Batubara - Indonesia

Bagaimana Ketergantungan Pemerintah Indonesia Terhadap Batubara Mengancam Kehidupan Rakyat Saat ini terdapat puluhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara tersebar dan beroperasi di Indonesia,

Read more...

Monitoring Pelaksanaan FPIC pada masyarakat terdampak PT. OKI Mill di Sumatera Selatan

Wahana Bumi Hijau (WBH),

Read more...

WBH NEWS

Hapus Citra RI sebagai Penghasil Sampah Laut, Ini Upaya Bakamla

JAKARTA - Badan Keamanan Laut (Bakamla) berkomitmen untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di laut....
Read more...

Tolak Reklamasi, Forum Rakyat Bali Galang Aksi Solidaritas

Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa melakukan aksi di...
Read more...

Dubes Inggris: Indonesia Harus Berani Terapkan SVLK

Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dapat menjadi tiket Indonesia masuk pasar industri kehutanan...
Read more...

Organisasi lingkungan sedunia protes rencana pembangunan PLTU Batang

Sebanyak 230 organisasi lingkungan di dunia serta didukung oleh kalangan akademisi menyampaikan protes...
Read more...

32 Kota di Indonesia berpartisipasi dalam gerakan Earth Hour 2016

Setidaknya 32 kota di Indonesia berpartisipasi dalam gerakan global untuk perubahan iklim, Earth Hour....
Read more...

2050 diperkirakan muka air laut naik, 2000 pulau terancam tenggelam

YOGJAKARTA, Fenomena perubahan iklim yang memicu kenaikan muka air laut, ribuan pulau terancam tenggelam....
Read more...

LIPI Kembangkan Pisang "Gemuk" dan Tahan Penyakit

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kini tengah mengembangkan pisang berkualitas unggul. Target pisang yang dihasilkan adalah panjang, berukuran besar alias gemuk, tahan penyakit, serta lezat.

Dr Ir Witjaksono MSc, Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, mengungkapkannya dalam diskusi "Penelitian untuk Ciptakan Pisang Berkualitas dan Tahan Penyakit" yang diadakan pada Selasa (19/6/2012) di Jakarta.

Witjak menjelaskan, upaya mengembangkan pisang kualitas unggul dilakukan lewat persilangan pisang tetraploid (punya 4 set kromosom) dengan pisang diploid (wild type). Hasil persilangan akan memiliki sifat triploid (punya 3 set kromosom).

Sejauh ini, LIPI telah melakukan penyilangan beberapa jenis pisang tetraploid hasil induksi dengan pisang jenis Musa acuminata malaccensis. Jenis Musa acuminata malaccensis diketahui tahan terhadap penyakit layu fusarium yang disebabkan jamur fusarium.

Dalam persilangan, indukan jantan yang digunakan adalah pisang madu (Musa acuminata), pisang mas soponyono yang berasal dari Yogyakarta dan pisang mas kluthuk. Sementara induk betinanya ialah jenis Musa acuminata malaccensis.

"Tapi hasilnya, pisangnya ukurannya kecil, karena membawa sifat induknya. Pisang mas, pisang madu lalu malaccensis itu ukurannya kecil. Ini kurang potensial secara ekonomis kalau mau dijual," papar Witjak.

Witjak menerangkan bahwa satu tandan pisang mas maksimal hanya seberat 10 kg, sementara satu tandan pisang ambon bisa seberat 25 kg. Sebagai sumber pangan, pisang mas tidak ekonomis karena konsumen harus membeli lebih.

Untuk memberi solusi, LIPI kini berupaya mencari indukan lain yang berukuran besar. Pisang ambon sudah terlalu banyak dikonsumsi sehingga tidak dipilih. Akhirnya, LIPI fokus pada Musa acuminata sumatrana, jenis pisang asal Sumatera yang berukuran besar tapi tak tahan penyakit.

Pisang sebagai sumber pangan pokok

Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati pisang. Jenis pisang yang dikenal saat ini serta telah dikonsumsi saja ada 20 spesies. Sementara itu, masih ada ratusan yang sampai kini belum dimanfaatkan.

Witjak mengungkapkan, pisang bisa dimanfaatkan sebagai sumber makan an pokok. Afrika, misalnya, mampu mengolah pisang menjadi tepung pisang. Di Indonesia, pemanfaatan tepung pisang masih minim, hanya sebagai campuran kue.

Dengan pengembangan varietas pisang, Indonesia bisa menambah daftar sumber pangan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi di dalam negeri. Bahan olahan dari pisang juga bisa diekspor untuk menghasilkan pemasukan.

Pengembangan varietas pisang juga penting untuk kemandirian. Wakil Kepala LIPI Dr Endang Sukara menambahkan, "Jangan sampai pisang yang buah tropis saja kita impor. Sekarang ini kita banyak mengimpor pisang Cavendish, karena tampilannya yang bagus."

Pada pertemuan Selasa kemarin, James Dale dari Queendsland University of Technology yang sudah mempelajari pisang selama 30 tahun menjajaki kemungkinan kerja sama dengan ilmuwan Indonesia untuk mengembangkan varietas pisang berkualitas.

Dale sebelumnya telah menemukan gen dalam jenis pisang Musa acuminata malaccensis yang membuat tanaman tersebut tahan pada penyakit layu fusarium. Dale telah mencoba menyisipkan gen tersebut pada jenis pisang Cavendish dan berhasil.

Witjaksono mengungkapkan, "Gen yang ditemukan bisa digunakan sebagai penanda. Jika kita teliti suatu tanaman yang mengandung gen tersebut, pasti dia resisten dengan fusarium. Ini dinamakan Molecular Marker Assisted Breeding, pemuliaan tanaman yang dibantu penandaan."

Pertanian pisang saat ini menghadapi beberapa kendala. Serangan fusarium membuat daun layu dan mati. Selain itu, terdapat pula penyakit bunchy top yang membuat tanaman pisang kepok tidak menghasilkan buah.

Sumber: Kompas Saint

News of Project

Penetapan Direktur Eksekutif WBH Periode 2016 sampai 2020

Penetapan Direktur Eksekutif WBH Periode 2016 sampai 2020

Foto: Serah Terima Jabatan dari Direktur Eksekutif yang lama (Deddy Permana) kepada Direktur...
Read more...
Studi Sosial Ekonomi dan Potensi HHBK di Desa Menerima Izin HKm Kabupaten Lahat Kecamatan Mulak Ulu

Studi Sosial Ekonomi dan Potensi HHBK di Desa Menerima Izin HKm Kabupaten Lahat Kecamatan Mulak Ulu

WBH, Kabupaten Lahat - HkM atau yang biasa disebut dengan Hutan Kemasyarakatan merupakan...
Read more...
Studi Potensi HHBK Hutan Desa di Semende Muara Enim

Studi Potensi HHBK Hutan Desa di Semende Muara Enim

WBH, Muara Enim - Kegiatan Studi Potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Hutan Desa Semende...
Read more...
SEMILOKA Permasalahan dan Solusi Pemanfaatan Ruang di Provinsi Sumatera Selatan

SEMILOKA Permasalahan dan Solusi Pemanfaatan Ruang di Provinsi Sumatera Selatan

Wilayah ruang provinsi Sumatera Selatan berdasarkan fungsi kawasan memiliki luasan mencapai...
Read more...
Setelah Penantian Panjang untuk Hutan Desa Kepayang

Setelah Penantian Panjang untuk Hutan Desa Kepayang

Desa Kepayang, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera selatan, dilihat...
Read more...
Menyoal Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa

Menyoal Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa

KEBIJAKAN Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI tentang pengembangan Pengelolaan Hutan Berbasis...
Read more...
Study on Developing Potential Partnership

Study on Developing Potential Partnership

Study on Developing Potential Partnership Works between Local People and Companies or Institution...
Read more...
Membangun Sistem Monitoring dan Keamanan  di Hutan Desa Muara Merang

Membangun Sistem Monitoring dan Keamanan di Hutan Desa Muara Merang

Hutan Desa Muara Merang di Dusun III Pancuran merupakan salah satu dusun yang keberadaannya...
Read more...
  • Warta Lainnya

  • Informasi

  • Pandangan

  • Pengertian dan Makna Penting Dibalik Sejarah Tanggal 17 Agustus 2015 Bagi Indonesia
  • Perjuangan Hidup Masyarakat Local Dan Keberpihakan Pemerintah
  • Hutan Rawa Gambut Merang  Kepayang
  • Profil Umum Lokasi Kunjungan Peserta Workshop Bioright
  • Secercah Harapan Di Tanah Tinggi
  • Kisah di Balik Kunjungan ke Kanal-Kanal Liar di Kawasan HRGMK
  • Sharing kasus illegal logging Merang ke MABES POLRI dan KEMENHUT
  • Pemanfaatan Sumber Daya Hutan
  • Manfaat Ancaman dan Persepsi Terhadap Habitat Buaya Senyulong
  • Mengatasi Akar Masalah Perubahan Iklim
  • Pelaku Bom Bunuh Diri Serang 15 Orang tewas

PANTAUAN HOTSPOT INDOFIRE

Featured Projects

Rubrik Berita

Eko Suroso, S.Hut, M.Si

Eko Suroso, S.Hut, M.Si

Pembangunan HD / HKM di Provinsi Sumatera Selatan Dalam Acara† Focus Group Discussion (FGD) untuk Menyusun...
SUTOMO, S.Hut., MSi

SUTOMO, S.Hut., MSi

  Peraturan Hutan Desa & Hutan Kemasyarakatan Dalam Acara Focus Group Discussion (FGD) untuk...
Adiosyafri, S.Si

Adiosyafri, S.Si

Mengabdi Menjadikan Hutan Lestari
Deddy Permana, S.Si

Deddy Permana, S.Si

Deddy dan Kepedulian terhadap Hutan Sumsel
Sigid Widagdo, ST

Sigid Widagdo, ST

Implementator Lapangan Rencana Kelola Hutan Desa (RKHD) Sumatera Selatan

Mitra Lembaga

WBH di Facebook

Statistik Website

  • Content View Hits : 6061144